Mamasa || Cyberpena.com — Semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNA yg) tahun 2026 terasa begitu khidmat dan penuh makna di SDN 004 Batanguru,Desa Batanguru, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulbar melaksanakan upacara bendera bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dunia pendidikan serta komitmen dalam mencerdaskan generasi bangsa, (02/05/2026).
Kegiatan upacara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi, para guru, tenaga pendidik. Meski hujan, Para Guru dan siswa tetap melaksanaan upacara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat nasionalisme.
Sejak pagi hari, para siswa tampak antusias mempersiapkan diri mengikuti upacara. Dengan mengenakan seragam sekolah lengkap, mereka berdiri rapi mengikuti setiap rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga amanat pembina upacara tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan bangsa.
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara ibu Ribka S.Pd (Ka.SDN 004 Batanguru) menyampaikan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar Ceremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingat kembali perjuangan para tokoh pendidikan Indonesia dalam menghidupkan Pendidikan Indonesia agar terbebas dari Pendidikan Kolonial menuju Pendidikan Nasional yang merata tanpa batasan.
Perjuangan ki Hajar Dewantara menjadi semangat Pendidikan masa sekarang untuk terus berbenah diri. Menurutnya semboyan Sang Pelopor Pendidikan Ki Hajar Dewantara : Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberi contoh/teladan), Ing Madya Mangun Karso (di tengah memberikan inspirasi/semangat, Tut Wuri Handayani yg (di belakang memberikan dorongan) akan menjadi kekuatan untuk terus membangun Pendidikan di Indonesia yang berkarakter.
“Pendidikan adalah kunci utama kemajuan suatu daerah dan bangsa. Anak-anak yang hari ini berdiri mengikuti upacara adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kabupaten Mamasa dan Indonesia ke depan. Karena itu, semangat belajar harus terus dijaga meskipun berada di daerah terpencil. Belajarlah sepanjang hayat, belajar bukan hanya siswa tetapi juga guru, bahkan kepala sekolah juga terus belajar demi membangun kualitas pendidikan yang lebih baik ke depan.” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan pendidikan, terutama di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah dan berbagai pihak.
Pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan mencerdaskan kehidupan bangsa tetap tumbuh kuat di Desa. Para guru di SDN 004 Batanguru terus berupaya menjalankan tugas pendidikan dengan penuh dedikasi meski menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan.
Dengan terlaksananya upacara Hardiknas ini, SDN 004 Batanguru menunjukkan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Laporan: Agus Randika
![]()


















