Pasangkayu || Cyberpena.com – Sebuah kecelakaan lalu‑lintas terjadi pada Senin malam sekitar pukul 23.40 WITA di depan Asrama Polres Pasangkayu, menimpa truk enam roda pengangkut kopra yang berangkat dari Majene menuju Palu, Sulawesi Tengah. Truk tersebut membawa muatan lebih dari 10 ton dan dikemudikan oleh Lukman (48), warga asal Pamboang, bersama kenek di dalam kabin.
Menurut keterangan Lukman, pada awal perjalanan ia melihat ada mobil besar berwarna hitam yang terparkir di bahu jalan. Karena jalur yang sempit serta adanya pembatas jalan, ia langsung membanting setir ke arah kanan guna menghindari kendaraan tersebut. Ban bagian depan truk sudah masuk ke jalur aman, namun ban belakang tersangkut pembatas jalan hingga menghantam tiang listrik penerangan jalan. Akibat benturan itu, truk terguling ke permukaan aspal.
Lukman menceritakan bahwa tak lama setelah truk terguling, muncul sosok orang tua yang menghampirinya dan berpesan, “Kalau lewat di sini harus pelan‑pelan, emang sering terjadi kecelakaan di daerah sini.” Begitu ia berhasil keluar dari kabin truk, sosok orang tua dan mobil besar berwarna hitam yang dilihat sebelumnya sudah tidak ada di lokasi.
Karena lokasi kejadian berada dekat kompleks Polres Pasangkayu, perwira piket beserta anggota Lantas yang bertugas segera bergegas ke tempat kejadian untuk mengatur arus lalu‑lintas. Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan selama sekitar dua jam. Tim evakuasi menggunakan alat berat ekskavator untuk mengangkat dan memindahkan truk yang terguling.
Dari hasil pemeriksaan petugas, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 100 juta. Petugas Lantas Polres Pasangkayu menghimbau kepada seluruh pengemudi agar selalu berhati‑hati dan memperlambat laju kendaraan terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan pada malam hari.
![]()



















