Mamasa || Cyberpena.com — Bupati Mamasa Welem Sambolangi menegaskan kita tidak mengharapkan lagi adanya brand lain tentang kopi yang mencaplok produksi kopi Mamasa. Hal ini ditegaskan saat melantik pengurus Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Mamasa Mamase di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Senin 18/05/2026.
Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa H. Muhammad Syukur dan pimpinan OPD Terkait.
MPGI dibentuk dengan tujuan mengurus pengajuan usulan indikasi geografis (IG) kopi Mamasa, memberikan perlindungan hukum terhadap produk unggulan daerah kabupaten Mamasa khususnya kopi, mempertahankan dan mengembangkan budidaya, pengohan setelah panen dan pemasaran kopi Mamasa, dan memberikan jaminan kualitas produksi kopi Mamasa yang dihasilkan dan dipasarkan di kabupaten Mamasa.
Bupati Mamasa berharap kopi Mamasa semakin mandiri dan memiliki brand sendiri serta berkualitas bagus. Bupati menambahkan bahwa MPIG tidak akan bekerja sendiri tetapi diharapkan mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengembanhkan kopi Mamasa di masa mendatang.
“MPIG harus terus menggandeng para pengusaha kopi dalam daerah maupun di luar daerah demi menciptakan iklim pemasaran dan harga yang jelas kepada masyarakat penghasil kopi. Kita tidak mengharapkan adanya brand lain tentang kopi yang mencaplok produksi asli Mamasa.” Ucap Bupati.
Agusrandika
![]()


















