Mamasa ||Cyberpena.com — Rapat Kerja dan Sosialisasi Penertiban & Penataan Bahu Jalan Nasional diselenggarakan di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Selasa 1 September 2026 bertujuan untuk membangun komunikasi dan kesepahaman lintas sektoral antar instansi dan dinas terkait untuk menyelesaikan masalah serta polemik tentang penggunaan bahu jalan.
Rapat dihadiri bupati dan Wakil Bupati Mamasa, Kepal Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Sulbar, Kapolres Mamasa, Kodim 1428 Mamasa, Kepala OPD, Camat, Lurah, dan para kepala desa.
Bupati Mamasa dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Mamasa yang melaksanakan kegiatan tersebut serta ucapan terimakasih kepada pemerintah pusat atas perhatian besar terhadap akses jalan nasional yg menghubungkan kabupaten Mamasa -Mamuju-Polewali – Toraja.
Seiring dengan hampir rampungnya jalan nasional ini timbul polemik di beberapa ruas jalan di mana masyarakat menggunakan bahu jalan bukan pada peruntukannya sehingga menggangu fungsi jalan tersebut.
Di hadapan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Sulbar, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan berbagai macam aktifitas masyarakat yang menggunakan bahu jalan baik digunakan sebagai halaman bengkel, tempat menjemur gabah, kolam sehingga mengganggu drainase sepanjang ruas jalan tersebut, dengan dali ruas jalan milik balai jalan Nasional dan tidak pernah melakukan peneguran.
Dengan tegas Bupati Welem menginstruksikan melalui rapat hari ini menjadi momentum komitmen dan tanggung jawab bersama oleh pihak2 yang terkait untuk menertibkan sesuai dengan peraturan dan mekanisme UU yang berlaku dalam penanganan masalah ini dengan membangun komunikasi yang persuasif yang menjunjung tinggi kekeluargaan tanpa mengorbankan masyarakat untuk menuntaskan masalah ini.
Pada kesempatan ini juga Pemkab Mamasa mengucapakan terimaksih kepada Balai Jalan Nasional dengan mempersiapkan sebuah kendaraan loder dan Truk dan juga dukungan serta kesiapan dari pihak Polri/TNI untuk membackup dalam kegiatan di lapangan nanti.
Agusrandika
![]()



















