MAMASA || Cyberpena.com — Di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Mamasa, toleransi dan kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan serta mendorong pemulihan daerah. Pesan tersebut disampaikan Bupati Mamasa saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mamasa bersama Pengurus Masjid Agung Nurul Yaqin Kabupaten Mamasa.
Kehadiran Bupati Mamasa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut sekaligus menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Mamasa.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberagaman agama dan latar belakang masyarakat Mamasa harus menjadi kekuatan, bukan sekat yang memisahkan.
Ia menilai, tingginya toleransi yang selama ini terbangun di Kabupaten Mamasa merupakan modal penting yang harus terus dijaga oleh seluruh masyarakat.
“Toleransi di Kabupaten Mamasa sangat tinggi. Mari kita terus memelihara kebersamaan, solidaritas, kekompakan dan kerja sama yang baik untuk memulihkan Mamasa,” pesan Bupati.
Menurutnya, upaya memulihkan dan membangun Kabupaten Mamasa tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dengan semangat gotong royong dan persaudaraan.
Karena itu, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak hanya menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, persaudaraan dan semangat hidup berdampingan di tengah keberagaman.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpecah oleh perbedaan, melainkan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Mamasa secara bersama-sama.
“Kita boleh berbeda, tetapi kita tetap satu sebagai masyarakat Mamasa. Kebersamaan, solidaritas dan kekompakan harus terus kita jaga,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat.
Semangat toleransi yang ditunjukkan dalam momentum tersebut diharapkan terus terpelihara, sehingga Kabupaten Mamasa tetap menjadi daerah yang aman, damai dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama.
Toleransi dijaga, kebersamaan diperkuat, Mamasa dipulihkan bersama.
Agusrandika
![]()


















