Cyberpena, Purwakarta – Jalan penghubung antara dua kampung yaitu Kampung Cigadung dan Cikajar, Desa Pondok Bungur, Kecamatan Pondok Salam Purwakarta terputus.
Pemicu putusnya jalan penghubung antar dua kampung tersebut diduga karena pergeseran tanah (longsor) akibat curah hujan yang tinggi, Keadaan ini berdampak pada masyarakat, sebab aktivitas menjadi terganggu.

Warga menjadi tidak bisa beraktifitas, karena tidak bisa melewati jalan tersebut. Warga yang saat itu sedang mengamati jalan tersebut mengaku kesulitan jika harus melewati jalan lain.
Anggota DPRD fraksi PKS Didin Hendrawan ,S.E.,angkat bicara atas musibah ini. Dia merasa kecewa dengan sikap pemerintah yang terkesan lambat dalam menangani bencana longsor di Desa Pondok Bungur tersebut.

“Sampai saat ini belum ada tindakan apapun dari dinas terkait, kami meminta kepada pemerintah melalui dinas terkait agar secepatnya melakukan perbaikan,” ungkap Didin Hendrawan
salah satu warga setempat yang merelakan tanahnya di pakai untuk jalan bagi warga sekitar baik pejalan kaki maupun roda dua menyatakan kekesalan terhadap sikap pemerintah yang dinilai lamban dalam penanganan kejadian ini. “Padahal ini benar benar serius dan berakibat fatal jika terus dibiarkan seperti ini,” katanya.
Sementara, Abun CS, Kades Pondok Bungur saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan persoalan ini kepada pihak terkait, namun sampai saat ini belum ada kejelasan.
“Saya merasa bingung menghadapi kejadian ini. Pasalnya ini sangat berbahaya dan bisa mengancam jiwa bila tetap dibiarkan. Saya berharap pemerintah segera turun tangan dan melakukan tindakan sebelum ada korban jiwa,” pungkasnya.
![]()



















